bersamapontianak.com, Pontianak 8 Agustus 2025 – Grup musik Manjakani melaksanakan momen bersejarah dengan memperkenalkan secara perdana video musik untuk single mereka berjudul “Nyali.” Acara pemutaran perdana berlangsung di kafe kreatif Lokale Select Sepakat, Pontianak, pada Kamis malam, yang sekaligus menjadi titik puncak dalam rangkaian peluncuran visual lagu tersebut.
Latar Belakang Lagu dan Alur Cerita Visual
Sebelumnya, “Nyali” telah dirilis sebagai single kedua dari album kedua Manjakani pada 14 Februari 2025, bertepatan dengan Hari Kasih Sayang. Lagu ini bercerita tentang ketidakpastian cinta dan mencerminkan masa pendekatan (PDKT) antara anggota grup, Taufan dan Nabilla, yang menjadi simbol emosional dalam karya mereka.
Strategi Visual yang Penuh Makna
Tak berhenti hanya pada musik, video musik “Nyali” resmi dirilis ke YouTube pada 8 Agustus 2025 pukul 20.00 WIB, tepat sehari setelah pemutaran perdana. Proses produksi video ini memakan waktu hingga empat bulan, dengan pengambilan gambar di lima lokasi berbeda: Lokale Select Sepakat, Jalan Irian, Jalan Karimata, lokasi parkir gedung kota Pontianak, dan Port99. Selain itu, adegan di panggung, suasana rumah, hingga suasana hujan menjadi potongan visual favorit yang menghadirkan nuansa romantis sekaligus melankolis.
Makna dan Harapan Disampaikan Langsung oleh Personel
Menurut Taufan, pesan lagu ini melampaui sekadar kisah cinta:
“Setiap orang berhak jatuh cinta … dan mengejarnya. Jadi, ‘Nyali’ … bukan cuma soal percintaan, tapi terhadap apa pun yang kalian kejar, … kalau kita nggak punya nyali, kita tidak akan memperjuangkannya.”
Sementara itu, Nabilla berharap bahwa karya ini mampu menjadi penyemangat bagi pendengar, terutama penggemar mereka Manjamania untuk tidak menyerah dalam mengejar impian, harapan, atau cinta.
Kolaborasi Kreatif dengan Lokale
Yang menarik, perilisan video musik ini dilangsungkan berkat dukungan kafe lokal Lokale, yang sebelumnya telah sering mendukung Manjakani dengan memberikan ruang tampil maupun bermusik. Menurut Rega, Branding Officer Lokale:
“… Lokale itu nggak cuma kopi, tapi kita juga bisa ngasih lebih dari itu, contohnya karya musik.”
Baca juga: Acara Penutupan Pesparani Katolik ke-2 Kota Pontianak
Untuk berita terbaru seputar pontianak dan informasi penting lainnya kunjungi berita pontianak
Baca berita dan informasi lainnya hanya di bersamapontianak.com
